Wednesday, 17 December 2008

CUACA AFORISMA

CUACA AFORISMA

Tua dan berjanggut. Dia duduk di sebuah taman kota negeri tropika. Masa cuaca yang selalu mendung dan guyub gelisah. Antara merah Romeo atau hitam Hamlet. Antara nyanyian api atau ranjau epidemi. Antara desah nafas dan mata yang menatap suram senja, dari sebuah taman kota negeri tropika.

Di batin bergejolak Miami serta sengkarut legam kisah PKI. Nostalgia maestro seni Mooi Indie hingga pelajaran dari Stanislavsky. Atau denyut jantung Gatholoco bersama senandung damai Sang Gandhi. Tua dan berjanggut. Rengut kening dengan kepala yang merunduk. Ia hanyut pada arus amarah Nazi hingga rintih pedih di metropol Mumbai. “Yunani.” Ia menggumam. Membisikkan sesuatu kepada senja dan mendung cuaca.

Senja dan mendung adalah waktu. Tiba-tiba, dia ingat secuil sajak dari penyair berkepala kayu. Sebuah kata selalu mengandaikan cita-cita. Sosok mahluk yang berasal dari masa depan dengan takdir kembali ke masa depan. Di saat lampu jalanan pelan menyala, seekor anjing menyulap lahir menjadi ular sebelum hadir sebagai naga. Tak ada yang bisa luput dari legenda. Si tua dan berjanggut masih membaca malam dalam senyap dan khidmat.

Tua dan berjanggut. Ia memandang masa lalu. Pada tiap angka di penggalan takwin, misteri adalah nyawa yang tak bisa dibantah. Dia menoleh pada masa depan. Bagi tiap cita-cita, Bumi adalah sejarah. Serangkaian peristiwa hidup di antara niscaya, rencana, dan tak sengaja. Hari ini adalah pidato Camus yang gemetar mendendangkan syair: Tidak ada hari esok; atau malah sapaan api dari Chairil: Sekali berarti sudah itu mati. Pada sebuah taman kota di negeri tropika, si tua dan berjanggut menggigil dalam dekap purnama Desember yang pertama. Hanya keraguan yang menggembalakan dirinya untuk sampai pada suara: ilusi dan kekal adalah senyawa.

*

Dari pinggir sebuah taman kota negeri tropika, hanya aku yang senyum melihat dia tak berdaya. Si tua dan berjanggut lelap dalam cuaca aforisma yang mentah.


11 Desember 2008

dvd.tbg@gmail.com

Tuesday, 9 December 2008

Bataviase Nouvelles

http://bataviase.wordpress.com

Festival (JILFest) 2008

Start:     Dec 11, '08 7:00p
End:     Dec 14, '08 9:00p
Location:     Kawasan Kota Tua Jakarta
Rencana Acara Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008 Nov 28, '08 9:14 AM
for everyone
Start: Dec 11, '08
End: Dec 14, '08
Location: Kawasan KOTA TUA-Jakarta
Rencana Acara
Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008
(Kamis-Minggu, 11-14 Desember 2008) -di Kawasan KOTA TUA-Jakarta

:|: Kamis, 11 Desember 2008

Upacara Pembukaan (Host Gubernur DKI Jakarta, Monas)
Pukul 19.00-20.00
:
Makan Malam dan Ramah Tamah
Pukul 20.00-20.05
:
Kata Pembuka (MC, Protokol Pemda DKI Jakarta)
Pukul 20.05-20.20
:
Tari Selamat Datang
Pukul 20.20-20.30
:
Laporan Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI
Pukul 20.30-21.00
:
Sambutan Gubernur DKI, sekaligus membuka acara.
(Gubernur menuliskan kalimat pertama puisi tentang Jakarta dan diselesaikan oleh Taufiq Ismail)
Pukul 21.00-21.30
:
Baca Puisi Taufiq Ismail (Indonesia)
Pukul 21.30-21.50
:
Baca Puisi Martin Jankowski (Jerman)
Pukul 21.50-22.20
:
Musikalisasi Puisi (Sanggar Matahari, tiga lagu)
Pukul 22.20-22.30
:
Kata Penutup (MC, Protokol)

:|: Jumat, 12 Desember 2008
Seminar dan Pentas Sastra (Hotel Omni Batavia, Kawasan Kota Tua, Jakarta)
Pukul 09.00-12.00
:
Topik I: Sastra Indonesia di Mata Dunia
Pembicara
DR. Katrin Bandel (Jerman)
DR. Ernst Ulrich Kratz (Inggris)
Prof. DR. Koh Young Hun (Korea)
DR. Moh. Saleh Yaafar (Malaysia)
Moderator
Maman S. Mahayana

Pukul 12.00-13.00
:Break, Shalat Jumat, Makan Siang

Pukul 13.00-15.00
:Topik II: Prospek Penerbitan Sastra Indonesia di Mancanegara
Pembicara
DR. Harry Aveling (AS-Australia)
DR. Mikihiro Moriyama (Jepang)
Jamal Tukimin, MA (Singapura)
DR. ES Kukushkina (Rusia)
Moderator
Iwan Gunadi

Pukul 15.00-15.30
:Coffee Break

Pukul 15.30-18.00
:Topik III: Politik Nobel Sastra
Pembicara
Orhan Pamuk (Pememang Nobel Sastra, Turki)
DR. Henry Chambert-Loir (Prancis)
DR. Horace Engdahl (Swedish Academy)
DR. Budi Darma (Indonesia)
Moderator
Kurnia Effendi

Pukul 18.00-20.00
:Break, Makan Malam

Pukul 20.00-22.00
:Pentas Sastra Utama (Hotel Omni Batavia)
- Kata Pembuka (MC, Santi Diansari)
- Musikalisasi puisi: SMA Pembangunan UIN Ciputat (Juara I Festival Musikalisasi Puisi Bulan Bahasa Pusat Bahasa 2008 DKI Jakarta)
- Baca Puisi Maria Emilia Ermler (Portugal)
- Baca Puisi Ahmed Abdul Mooty Hezagy (Mesir)
- Baca Puisi Anni Sumari (Finlandia)
- Baca Puisi KHA Mustafa Bisri (Indonesia)
- Baca Puisi Ismail Guven Turan (Turki)
- Baca Puisi Asrizal Nur (Indonesia)
- Baca Cerpen Putu Wijaya (Indonesia)
- Baca Puisi D. Zawawi Imron (Indonesia)
- Baca Puisi Hans Wab (Belanda)
- Baca Puisi Zhai Youngming (RRC)
- Musikalisasi Puisi - Idem - (Indonesia)
- Kata Penutup (MC)

:|: Sabtu, 13 Desember 2008
Workshop, Temu Sastrawan dan Gelar Sastra Penutupan

Pukul 08.00-12.00
:Temu Sastrawan (Gathering): Hotel Omni Batavia.Dipimpin Ketua SC, didampingi Wakil Eropa, Wakil Asia,Wakil AS-Australia, Wakil Afrika, Wakil Timur Tengah, dan Wakil Indonesia.

Pukul 12.00-14.00
:Break, Makan Siang: Hotel Omni Batavia
(Usai makan siang peserta JILFest bebas memilih: jalan-jalan menikmati Kota Tua atau ikut workshop)

Pukul 14.00-17.00
:Workshop Menulis Cerpen dan Puisi Berlatar Jakarta
Tempat: Kawasan Kota Tua
Pemateri Puisi: Agus R. Sarjono
Pemateri Cerpen: Helvy Tiana Rosa
MPemandu: Shobir Purwanto, Wa Ode Wulan Ratna, Dad Murniah, dan Bambang Widiatmoko
Peserta: Peserta JILFest, Guru, Dosen, Mahasiswa, dan Umum.

Pukul 17.00-20.00
:Coffe Break, Istirahat

Pukul 19.00-20.00
:Makan Malam (khusus Undangan) di Hotel Omni Batavia

Pukul 20.00-22.00
:Pesta Puisi Para Peserta Workshop dan JILFest di Kota Tua.
- Abidah el-Khalieqy (baca puisi, Yogyakarta)
- Fatin Hamama (baca puisi, Jakarta)
- Saut Situmorang (baca puisi, Yogyakarta)
- Mustofa W. Hasyim (baca puisi, Yogyakarta)
- Imam Maarif (baca puisi, Jakarta)
- Irman Syah (baca puisi, Jakarta)
- Viddy AD Daery (baca puisi, Jakarta)
- Inggit Putria Marga (baca puisi, Lampung)
- Endang Supriadi (baca puisi, Panitia)
- Mustafa Ismail (baca puisi, Jakarta)
- Jumari HS (baca puisi, Kudus)
- Thomas Budhi Santosa (baca puisi, Kudus)
- Soni Farid Maulana (baca puisi, Bandung)
- Acep Zamzam Noor (baca puisi, Bandung)
- Isbedy Stiawan ZS (baca puisi, Lampung)
- Dimas Arika Mihardja (baca puisi, Jambi)
- Jamal D. Rahman (baca puisi,
Jakarta)
- Fikar W. Eda (baca puisi, Jakarta)
- Nenden Lilis A. (baca puisi, Bandung)
- Gratia Gusti Ananya Rompas (baca puisi, Jakarta)
- Dad Murniah (baca puisi, Jakarta)
- Chavcay Syaefullah (baca puisi, Jakarta)
- Ahmadun Yosi Herfanda (baca puisi, Jakarta)
- Jose Rizal Manua (baca puisi, Jakarta)
- Wakil peserta workshop puisi (baca puisi, Jakarta)
- Wakil peserta workshop cerpen (baca cerpen, Jakarta)
(Spontanitas dari semua peserta, sepanjang waktunya masih memungkinkan)

Pukul 22.10-23.00
:Upacara Penutupan
- Kata Akhir (Panitia)
- Kesan-pesan Wakil Peserta Mancanegara
- Kesan-pesan Wakil Peserta Indonesia
- Sambutan Penutup oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI, sekaligus menutup acara secara resmi

:|: Minggu, 14 Desember 2008
Wisata Budaya. Bus disediakan Panitia

Pukul 08.00-08.30
:Makan Pagi di Hotel Omni Batavia

Pukul 08.30-10.00
:Perjalanan ke Situ Babakan

Pukul 19.00-12.00
:Pentas Seni dan Hiburan Khas Betawi (Acara disiapkan pihak Situ Babakan)

Pukul 12.00-13.00
:Makan Siang di Situ Babakan

Pukul 13.00-15.00
:Perjalanan ke Pasar Seni Ancol

Pukul 15.00-17.00
:Wisata, Belanja Seni di Pasar Seni Ancol

Pukul 17.00-19.00
:Istirahat, Bebas, di kawasan Ancol

Pukul 19.00-20.00
:Makan Malam sambil Menikmati Hiburan (Acara disiapkan pihak Pasar Seni Ancol)

Pukul 20.00
:Kembali ke Hotel, Acara Bebas, Istirahat

:|: Senin, 15 Desember 2008
Semua Peserta Check Out dari Hotel. Sampai Bertemu pada JILFets 2010

Jakarta, September 2008
Panitia Pelaksana
JILFest 2008

Monday, 8 December 2008

Kongres Kebudayaan VI

Start:     Dec 9, '08 09:00a
End:     Dec 13, '08 9:00p
Location:     Bogor
Kota Bogor, Jawa Barat, menjadi tuan rumah Kongres Kebudayaan Indonesia 2008 yang akan digelar di Hotel Salak Bogor 10–12 Desember mendatang. Kongres akan di hadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan dalam pengembangan kebudayaan, baik dari perorangan, maupun lembaga, akademisi, media massa dan masyarakat umum.

Menurut Kepala Dinas Informasi Kepariwisataan dan Kebudayaan Kota Bogor, Yus Herdiyus, acara dibuka j Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakri bersama Menteri Kebudayaan dan Pariwista Jero Wacik di Hotel Salak pada Kamis (10/12).

Tema yang diangkat dalam Kongres Kebudayaan Indonesia 2008 ini adalah Kebudayaan Untuk Kemajuan dan Perdamaian Menuju Kesejahteraan. Sejumlah tokoh budayawan, pejabat dan mantan pejabat, yang bakal hadir sebagai pembicara antara lain Aswendo Atmowiloto, Nina Akbar Tandjung, Putu Widjaya, Jame F Sundah, Dr. Mari Elka Pangestu. Prof Dr. Ing Wardiman Djojonegoro, Ishadi SK, Prof. Made Suastika, dan Dr. Barnabas Suebu, dan Dr. Seto Mulyadi. Selama Kongres akan digelar pentas seni di Plaza Balai Kota Bogor oleh seniman dari berbagai sanggar.

Sumber: TEMPO Interaktif

Note: ini kongres ritual ?

Friday, 28 November 2008

ENGLISH DEVELOPMENT CENTRE

http://edcedu.wordpress.com
Having a great English vocabulary doesn’t just mean that you can understand lots of words and phrases: it also means that you can use these words and phrases and that you can remember them when you need them.

This is the difference between an active and a passive vocabulary. Generally, most people’s passive vocabulary is far bigger than their active vocabulary, and the secret is to try and “activate” passive knowledge.